Bawaslu Kabupaten Mamuju Tegaskan Komitmen Kawal Akurasi Data Pemilih dalam Rapat Pleno Rekapitulasi PDPB Triwulan I 2026
|
Mamuju, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Mamuju-Di tengah dinamika pemutakhiran data pemilih yang terus bergerak, kehadiran Bawaslu Kabupaten Mamuju dalam rapat pleno terbuka menjadi penegasan komitmen untuk memastikan setiap data pemilih benar-benar akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan demi menjaga kualitas demokrasi.
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mamuju menghadiri undangan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Husni Kamil Manik KPU Kabupaten Mamuju, Rabu (1/4/2026) pukul 14.00 WITA. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Provinsi Sulawesi Barat, Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Mamuju, Kapolresta Mamuju, Dandim 1418 Mamuju, Kepala Rutan Kelas IIB Mamuju, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mamuju.
Rapat pleno dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Kabupaten Mamuju, Indo Upe. Dalam paparannya, Kepala Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Mamuju, Hasdaris, menyampaikan bahwa pada Triwulan I Tahun 2026 terdapat dinamika data pemilih yang cukup signifikan.
Ia menjelaskan, terdapat penambahan data pemilih sekitar 2.302 pemilih. Selain itu, tercatat pemilih pindah masuk sebanyak 7.703 pemilih, serta potensi pemilih baru sebanyak 1.529 pemilih berdasarkan kategori usia. Di sisi lain, pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) tercatat sebanyak 2.242 pemilih, serta perbaikan data pemilih sebanyak 1.335 pemilih yang selanjutnya akan ditetapkan dalam pleno.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Mamuju, Rusdin, menegaskan bahwa pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih merupakan proses yang berkelanjutan dan memerlukan ketelitian tinggi.
“Bawaslu secara berkelanjutan melakukan penelusuran terhadap data pemilih yang berpotensi Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Namun, pada triwulan pertama ini kami belum melakukan uji petik secara langsung. Meski demikian, kami tetap mencermati tren data, termasuk perbandingan dengan triwulan sebelumnya,” ujar Rusdin.
Ia juga menambahkan bahwa berdasarkan hasil pengamatan, terdapat pengurangan jumlah data pemilih di beberapa kecamatan jika dibandingkan dengan Triwulan IV Tahun 2025, namun secara keseluruhan terjadi peningkatan jumlah pemilih, khususnya di Kecamatan Bonehau dan Simboro.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Mamuju, M. Ikhsan, menekankan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam menjaga kualitas data pemilih.
“Koordinasi dan kolaborasi antar lembaga sangat penting untuk memastikan data pemilih yang dihasilkan benar-benar valid dan akurat. Ini menjadi kunci dalam mencegah potensi permasalahan pada tahapan pemilu ke depan,” ungkapnya.
Bawaslu Kabupaten Mamuju menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara melekat terhadap proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan guna memastikan hak pilih masyarakat tetap terjamin dan terlindungi.(Humas)
Penulis :Nurfadliana Santi
Dokumentasi : Firman