Jumat Sehati Bawaslu Mamuju, Meneguhkan Kejujuran sebagai Fondasi Integritas Pengawas Pemilu
|
Mamuju, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Mamuju- Integritas bukan sekadar tentang apa yang terlihat, tetapi tentang keteguhan hati untuk tetap jujur dan adil dalam setiap keadaan. Nilai inilah yang terus ditanamkan kepada jajaran pengawas pemilu sebagai landasan dalam menjaga kepercayaan publik dan mengawal demokrasi yang berintegritas.
Dalam upaya memperkuat nilai moral, spiritual, dan integritas kelembagaan, Bawaslu Mamuju mengikuti kegiatan Jumat Sehati yang dilaksanakan pada Jumat, 9 Oktober 2026, pukul 15.30 WITA melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Sekretariat, kepala subbagian, serta jajaran staf Bawaslu Mamuju, dengan mengangkat tema “Kejujuran sebagai Landasan Pengawas Pemilu” dan menghadirkan Ustaz Hardianto, S.Sos., M.Sos., sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, Ustaz Hardianto menekankan bahwa kejujuran merupakan prinsip mendasar yang harus senantiasa melekat dalam pelaksanaan tugas pengawasan pemilu. Setiap pengawas dituntut untuk menjaga integritas, menjunjung tinggi keadilan, bersikap objektif, serta menghindari segala bentuk keberpihakan yang dapat memengaruhi profesionalitas dalam menjalankan tanggung jawab kelembagaan.
Pembahasan tersebut juga mengingatkan pentingnya menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai pedoman dalam bekerja. Hal ini tercermin dalam pesan moral QS. Al-Ma'idah ayat 8 yang memerintahkan umat untuk menegakkan keadilan karena Allah SWT serta tidak membiarkan kebencian terhadap suatu golongan mendorong perilaku tidak adil.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi jajaran Bawaslu Mamuju bahwa keadilan harus ditegakkan tanpa dipengaruhi kepentingan maupun perbedaan pandangan. Dalam menjalankan fungsi pengawasan, kejujuran dan objektivitas menjadi prinsip penting untuk memastikan setiap tugas dilaksanakan secara profesional, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan Jumat Sehati ini, Bawaslu Mamuju diharapkan semakin memperkuat integritas moral dan spiritual seluruh jajaran, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kejujuran, serta meningkatkan komitmen untuk bersikap adil dan profesional dalam menjalankan tugas.
Lebih dari sekadar kegiatan pembinaan rohani, Jumat Sehati menjadi ruang refleksi bagi seluruh jajaran untuk terus memperbaiki diri dan memperkuat nilai-nilai etis dalam bekerja. Dengan menjadikan kejujuran sebagai landasan dan keadilan sebagai pedoman, Bawaslu Kabupaten Mamuju berkomitmen untuk terus menjaga amanah pengawasan demi terwujudnya demokrasi yang berintegritas dan berkeadilan.(Humas)
Penulis : Nurfadliana Santi
Dokumentasi : Firman