Perempuan di Garda Demokrasi: Bawaslu Mamuju Dorong Peran Strategis dalam Ekosistem Pemilu
|
Mamuju, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Mamuju-Semangat partisipasi perempuan dalam demokrasi kembali digaungkan. Di tengah upaya memperkuat kualitas pemilu yang berintegritas, perempuan hadir bukan sekadar sebagai pemilih, tetapi sebagai kekuatan strategis yang mampu menentukan arah demokrasi ke depan.
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mamuju terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong partisipasi masyarakat yang inklusif dan berkualitas. Hal ini ditunjukkan melalui kehadiran Zulkifli, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Mamuju, sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Segmen Perempuan yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 17 April 2026, di Aula Husni Kamil Malik, Kantor KPU Kabupaten Mamuju, dan dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan perempuan sebagai bagian dari penguatan literasi kepemiluan. Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli membawakan materi bertema “Peran Kelompok Strategis Perempuan dalam Ekosistem Pemilu”. Ia menekankan bahwa perempuan memiliki posisi penting tidak hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai agen pengawas partisipatif yang berkontribusi dalam menjaga integritas dan kualitas pemilu.
“Perempuan merupakan kelompok strategis yang memiliki peran signifikan dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pemilu yang jujur dan adil. Keterlibatan aktif perempuan dapat menjadi kekuatan dalam mendorong pengawasan partisipatif serta mencegah berbagai potensi pelanggaran pemilu,” ujar Zulkifli.
Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh peserta untuk tidak ragu berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pemilu, termasuk dalam menyampaikan informasi atau laporan apabila menemukan indikasi pelanggaran.
Bawaslu Kabupaten Mamuju memandang bahwa pendidikan pemilih berkelanjutan, khususnya pada segmen perempuan, merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi demokrasi yang inklusif dan berintegritas. Sinergi antara Bawaslu dan KPU diharapkan dapat terus terjalin dalam upaya meningkatkan kualitas partisipasi masyarakat.
Penulis : Nurfadliana Santi
Dokumentasi : Firman