Lompat ke isi utama

Berita

Bakar Semangat Baru diawal Tahun 2025, Bawaslu Mamuju Fokus Tingkatkan Kinerja dan Efisiensi

RAPAT EVALUASI AWAL TAHUN

Rapat koordinasi evaluasi pelaksanaan Pilkada 2024 untuk meningkatkan kualitas pengawasan dan efisiensi pengelolaan anggaran dihadiri pimpinan dan staf di ruangan rapat kantor Bawaslu Kabupaten Mamuju 6 Januari 2025.

 

MAMUJU – Dalam menghadapi kompleksitas tahapan pemilu dan tantangan kelembagaan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mamuju terus berupaya meningkatkan kualitas pengawasan dan efisiensi pengelolaan anggaran. Rapat koordinasi terbaru yang dihadiri para pimpinan dan staf di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Mamuju pada 6 Januari 2025 ini, membahas langkah strategis dalam menyongsong tahun 2025 dengan harapan mampu memberikan pengawasan yang lebih solid dan transparan. Salah satu fokus utama dalam rapat ini adalah evaluasi pelaksanaan Pilkada 2024.

Tantangan Perselisihan Hasil Pemilihan

Zulkifli, salah satu anggota Bawaslu, menyoroti persoalan perselisihan hasil pemilu yang kini sudah memasuki ranah Mahkamah Konstitusi (MK). Berdasarkan jadwal sidang pendahuluan yang telah diterima, MK akan mempertemukan pihak termohon dan pemohon untuk mendalami berbagai dalil yang telah diajukan.

“Beberapa dalil yang diarahkan ke Bawaslu menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Tim kami sedang bekerja sama dengan pendamping hukum untuk memfinalisasi setiap detail argumen agar proses ini dapat berjalan lancar,” ungkap Zulkifli.

Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara divisi dan komunikasi antar pimpinan untuk memastikan setiap langkah berjalan efektif dan efisien.

Evaluasi Pelaksanaan Pilkada 2024

Dalam rapat tersebut, Bawaslu Mamuju juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pilkada 2024, terutama dalam aspek pengawasan dan pelibatan jajaran Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). Ketua Bawaslu Mamuju, Rusdin, menyoroti beberapa kendala yang perlu diperbaiki, mulai dari penyediaan logistik pengawasan hingga konsistensi dalam pengelolaan laporan pelanggaran.

“Pilkada 2024 memberikan banyak pelajaran berharga. Kami perlu meningkatkan koordinasi antar tingkat pengawas, baik di level kecamatan maupun kabupaten, untuk memastikan tidak ada celah dalam pengawasan. Selain itu, kami akan memperkuat pelatihan bagi Panwascam agar dapat lebih sigap dalam mendeteksi dan menangani potensi pelanggaran,” ujar Rusdin.

Evaluasi ini juga mencakup perbaikan tata kelola laporan pemantauan, terutama dalam hal dokumentasi dan penyusunan rekomendasi kepada instansi terkait. Pengalaman dari Pilkada 2024 menjadi pijakan penting untuk memperbaiki kelemahan dan meningkatkan kesiapan menghadapi Pemilu 2025.

Efektivitas Pengelolaan Anggaran Hibah

Ketua Bawaslu Mamuju, Rusdin, menyoroti pengelolaan anggaran hibah sebagai salah satu prioritas utama dalam rapat tersebut. Dengan sisa anggaran sebesar Rp1,3 miliar, ia berharap alokasi dana dapat dioptimalkan untuk berbagai keperluan kelembagaan, termasuk kemungkinan perpanjangan masa kerja Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) jika gugatan pemilu berlanjut hingga Februari.

“Selain menghadapi pelaporan akhir dana hibah, kami juga bersiap untuk melaksanakan program nasional Bawaslu RI di tahun 2025. Oleh karena itu, setiap pengeluaran harus dihitung dengan matang agar tidak ada kendala dalam pelaksanaan tugas,” jelas Rusdin.

Ia juga menambahkan bahwa proses pertanggungjawaban keuangan menjadi hal yang sangat krusial, terutama untuk memastikan sisa dana hibah dapat digunakan dengan tepat.

Kemajuan Realisasi Anggaran

Kepala Subbagian Administrasi, Yuhding, memberikan laporan terkait realisasi anggaran yang menunjukkan progres positif. Hingga saat ini, tingkat realisasi APBN mencapai 99%, sementara pagu dana hibah 2024 telah terealisasi sebesar 98%. Penganggaran untuk kebutuhan alat tulis kantor (ATK) dan penyelesaian perselisihan hasil pemilu (PHPU) juga telah dialokasikan.

“Pengelolaan dana hibah yang tersisa akan kami maksimalkan untuk kegiatan strategis lainnya. Kami berkomitmen untuk menjaga efisiensi dan akuntabilitas dalam setiap aspek pengelolaan anggaran,” kata Yuhding.

Harapan untuk Bawaslu Mamuju

Melalui berbagai langkah strategis yang telah disiapkan, Bawaslu Mamuju berkomitmen untuk terus berbenah dan meningkatkan kinerjanya. Konsolidasi internal, evaluasi Pilkada 2024, dan koordinasi lintas divisi diharapkan dapat menjadi kunci dalam menyongsong tahun 2025.

“Kami berharap formasi jabatan dan tantangan lainnya tidak menjadi penghalang dalam menjalankan fungsi pengawasan. Ini adalah momentum bagi kami untuk terus bergerak maju,” tutup Rusdin.

Bawaslu Mamuju Siap Menghadapi Tahun2025

Dengan berbagai strategi dan perencanaan yang matang, Bawaslu Mamuju berharap mampu menjalankan perannya dengan baik sebagai penjaga transparansi dan keadilan dalam proses pemilu. Langkah-langkah ini menjadi bukti nyata komitmen mereka untuk menghadirkan pemilu yang lebih berkualitas di masa mendatang.(Humas)

Penulis: Andi Muhfi Zandi M