Lompat ke isi utama

Berita

Dari Evaluasi ke Aksi: Bawaslu Mamuju Fokus peran Kehumasan Usai Pilkada

Penyerahan Laporan Akhir Kehumasan

Penyerahan laporan akhir kehumasan di Bawaslu Republik Indonesia berlangsung di Media Center Bawaslu RI dengan dihadiri oleh pimpinan dan staf Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Barat pada Kamis 16 Januari 2025. 

 

MAMUJU–Penyerahan laporan akhir kehumasan di Bawaslu Republik Indonesia berlangsung di Media Center Bawaslu RI dengan dihadiri oleh pimpinan dan staf Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Barat pada Kamis 16 Januari 2025. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mengevaluasi kinerja kehumasan sekaligus menyusun rencana strategis ke depan.

Ketua Bawaslu Sulawesi Barat, Nasrun, dalam sambutannya menekankan bahwa meski tahapan Pemilu 2024 telah selesai, tugas lembaga dan kehumasan sebagai wajah institusi tetap berjalan. “Kehumasan menjadi elemen krusial untuk menjaga eksistensi lembaga, khususnya dalam mengedukasi masyarakat terkait pengawasan,” ujarnya.

Anggota Bawaslu Sulawesi Barat, Hamrana Hakim, menyebut bahwa tahun 2024 adalah tahun yang padat karena Pemilu dan Pilkada dilaksanakan bersamaan. Ia mengapresiasi kerja keras dan kolaborasi tim kehumasan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. “Publikasi merupakan bagian penting dalam menunjukkan kinerja pengawasan dan edukasi kepada masyarakat. Tantangan ke depan adalah memastikan Bawaslu tetap relevan dan eksis pasca-tahapan pemilu,” tuturnya.

Hamrana juga menggarisbawahi pentingnya menyajikan konten menarik namun tetap edukatif untuk menghadapi tantangan era globalisasi. “Bawaslu telah menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi dan media untuk menghasilkan konten yang relevan, terutama bagi kaum muda. Selain itu, pelatihan dengan praktisi dan kreator konten terus dilakukan untuk memperkuat kapasitas kehumasan,” tambahnya.

Sementara itu, Zulkifli, Anggota Bawaslu Kabupaten Mamuju, mengungkapkan bahwa di tahun 2025 pihaknya akan fokus memaksimalkan kinerja kehumasan dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan sarana prasarana. “Kami berharap terus mendapatkan arahan dan pengawalan dari Bawaslu RI agar agenda kehumasan ke depan berjalan lebih optimal,” katanya.

Ahmad Ali Imran, Tenaga Ahli Bawaslu RI, menjelaskan bahwa tantangan utama kehumasan di berbagai daerah hampir serupa, yaitu terkait anggaran, sumber daya manusia, dan infrastruktur. “Harapannya, Perbawaslu dapat menjadi landasan penguatan atas kendala tersebut. Kami juga memprioritaskan pelatihan dan bimbingan teknis sebagai bagian dari peningkatan kapasitas kehumasan,” jelas Ahmad.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan laporan akhir kehumasan secara simbolis dari Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat kepada perwakilan kehumasan Bawaslu RI, diikuti dengan sesi foto bersama.

Dengan berbagai evaluasi dan rekomendasi yang telah dirumuskan, Bawaslu Kabupaten Mamuju berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja kehumasan demi menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap institusi pengawas pemilu. (Humas)

Penulis: Andi Muhfi Zandi M