Ngabuburit Pengawasan, Bawaslu Kabupaten Mamuju Perkuat Tata Kelola Kelembagaan di Masa Non Tahapan
|
Mamuju, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Mamuju-Suasana kebersamaan di bulan Ramadan menjadi momentum bagi Bawaslu Kabupaten Mamuju untuk kembali memperkuat komitmen pengawasan pemilu. Melalui kegiatan Ngabuburit Pengawasan, seluruh jajaran Bawaslu Mamuju berkumpul dalam semangat silaturahmi sekaligus refleksi kelembagaan guna memperkokoh peran pengawasan pemilu yang berintegritas.
Kegiatan Ngabuburit Pengawasan dengan tema “Tausyiah Tata Kelola Kelembagaan Pengawas Pemilu” dilaksanakan secara luring di Kantor Bawaslu Kabupaten Mamuju, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Mamuju, Pimpinan Bawaslu Kabupaten Mamuju, Kepala Sekretariat, para Kepala Subbagian serta seluruh Staf Bawaslu Kabupaten Mamuju.
Ketua Bawaslu Kabupaten Mamuju Rusdin, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, sementara Muhammad Yuhding selaku Kepala Subbagian Administrasi bertindak sebagai moderator kegiatan.
Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Mamuju Muhammad Imran Pathurrahman, S.Pd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ngabuburit pengawasan ini bukan hanya menjadi wadah diskusi, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi di lingkungan kelembagaan Bawaslu.
“Melalui kegiatan ngabuburit pengawasan ini kita tidak hanya mempererat silaturahmi antar jajaran, tetapi juga menjadi ruang refleksi bersama agar ke depan pengawasan pemilu yang kita lakukan dapat berjalan lebih baik, profesional, dan berintegritas,” ujarnya.
Sementara itu, Zulkifli selaku Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Mamuju menegaskan bahwa kegiatan ngabuburit pengawasan merupakan bagian dari upaya memperkuat semangat pengawasan pemilu partisipatif di masa non tahapan.
“Ngabuburit pengawasan ini menjadi salah satu upaya kita untuk merefleksikan kembali semangat pengawasan pemilu partisipatif. Di masa non tahapan ini kita memiliki ruang untuk memperdalam pemahaman tentang tata kelola kelembagaan Bawaslu serta memperkuat kapasitas pengawasan ke depan,” jelas Zulkifli.
Dalam pemaparannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Mamuju Rusdin, menyampaikan bahwa tata kelola kelembagaan pengawas pemilu merupakan aspek penting dalam memastikan pengawasan pemilu berjalan secara efektif dan kredibel. Menurutnya, tata kelola pengawasan pemilu harus didukung oleh berbagai indikator, mulai dari fungsi kelembagaan yang berjalan dengan baik, tanggung jawab dalam menjalankan tugas, hingga sikap netralitas dan integritas seluruh jajaran pengawas pemilu.
“Berbicara mengenai tata kelola pengawasan pemilu, ada banyak indikator yang harus terpenuhi. Kita harus memastikan fungsi dan tanggung jawab kelembagaan berjalan dengan baik, menjaga netralitas serta integritas dalam setiap tugas pengawasan,” ungkap Rusdin.
Ia juga menambahkan bahwa dimasa non tahapan pemilu ini merupakan waktu yang tepat bagi jajaran Bawaslu untuk meningkatkan dan mengembangkan kompetensi kelembagaan.
“Di masa non tahapan ini kita memiliki kesempatan untuk terus mengasah dan mengembangkan kompetensi kita sebagai pengawas pemilu. Penguatan regulasi, peningkatan partisipasi masyarakat, membangun kepercayaan publik, serta dukungan sumber daya menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola kelembagaan pengawas pemilu,” tambahnya.
Kegiatan ngabuburit pengawasan ini diharapkan dapat menjadi ruang refleksi bersama bagi seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Mamuju untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan pemilu, sekaligus memperkuat komitmen kelembagaan dalam menjaga demokrasi yang jujur, adil dan berintegritas.(Humas)
Penulis : Nurfadliana Santi
Dokumentasi : Firman